Bau busuk menusuk hidung ketika seseorang melewati tempat penampungan sampah, itulah aroma khas sampah kita. Ndak peduli sisa sampah orang kaya maupun orang miskin baunya sama, atau barangkali sampah orang miskin lebih menusuk baunya ?
Apapun bentuk Sampahmu, itu mencerminkan perilaku atau gaya hidupmu. Sering liat kan, orang kaya, bermobil, sambil melintas tiba-tiba tisu bekas lap ingus (barangkali) dilempar lewat jendela mobilnya ? Atau puntung rokok, setelah sopir selesai ngisep rokoknya, maen lempar aja tuh puntung, padahal di dalam mobil sudah tersedia asbak ! Tapi kalian pernah juga kan melihat orang-orang yang peduli dengan sampah ? Ibarat kata, makan permen saja, bungkusnya disimpan lagi, dan akan dibuang ketika menemukan tempat sampah. Dan masih banyak contoh positif soal gaya hidup yang berkaitan dengan sampah. Tetapi banyak juga contoh negatif yang Ndak perlu ditiru yang kadang jelas terlihat oleh mata kita.
Kasihan banget sama yang namanya Sampah, sudah bau jarang ada yang peduli. Padahal kita-kita semua tuh yang memproduksi sampah, terus mau dikemanain nih sampah ? Kalau semua pada cuci tangan ? Atau dibiarkan sampah bertebaran kemana dia mau ?
Coba kita pikir, sampah ada karena kita, terus kita yang membuat sampah setiap harinya tidak merasa bersalah ketika sampah tidak bisa terurai dengan baik dan berdampak ke lingkungan sekitar. Bahkan kita tidak merasa berdosa sedikitpun ketika sampah plastik yang kita buang ternyata membutuhkan waktu ratusan tahun untuk dapat terurai ? Atau sampah beracun yang kita buang ternyata dapat meracuni bumi tercinta ini ? Sadarkah kita ? Terus ketika bumi pertiwi ini memberontak, melakukan perlawanan dengan enteng kita semua menjawab, gara-gara sampah jadi banjir. Bukankah banjir itu ada karena debit air yang berlebih ? Iya betul....tapi sampahnya bikin mampet ! Nah kalau itu masalahnya berarti Gaya Hidup kita yang perlu di ubah dalam menyikapi sampah. Mari sadarkan diri, bahwa Sampahmu adalah gaya hidupmu, dan sampai pembuangan terakhir pun bagian dari tanggung jawabmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar